Yuk Ramaikan Acara Pekan Hari Keluarga Nusantara Bersama PKBI

PKBI

Pekan Hari Keluarga Nusatara

Memang nasib orang siapa yang tahu. Dulu, waktu kecil, saya ingin sekali mengenal luasnya dunia dengan menjelajahinya. Dari keinginan itulah muncul niat untuk merantau. meski saat itu usia remaja, tapi keinginan merantau itu sangatlah besar, semakin mendekati kelulusan di sebuah sekolah teknik, keinginan merantau semakin membuncah. Jadilah saya merantau di usia belasan tahun, hngga sekarang. Di tanah rantau, saya belajar untuk mandiri dengan segala dinamika dan problematika kehidupan di ibu kota. Dari hidup di tanah rantau pula saya belajar mengenal diri sendiri, sehingga membentuk sebuah kepribadian yang “berbeda” dengan teman teman sebaya di kampung halaman.

Namun, meski banyak pengalaman hidup di ibukota, karakter kepribadian dan nilai-nilai yang dulu ditanamkan oleh keluarga tidaklah luntur, terutama nasihat dari kedua orang tua, guru, dan kakak senior di organisasi. Malahan karakter itu muncul begitu kuat manakala saya berada di tanah rantau. Dari situ saya berkesimpulan. bahwa karakter pembentuk kepribadian seseorang berawal dari keluarga.

Ngomongin mengenai keluarga, banyak masyarakat kita tidak mengetahui kalau bulan Juni adalah bulan keluaga nusantara.Ya, tanggal 22 sampai dengan tanggal 29 (pekan ini), pemerintah melalui Persatuan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) telah mencanangkannya sebagai Pekan Keluarga Nusantara (PKN). Dan puncaknya akan diselenggarakan pada tanggal 29 Juni nanti serentak di 21 provinsi. Setiap tanggal 29 Juni, Bangsa Indonesia memperingati Hari Keluarga Nasional. Meskipun sudah diperingati sejak 23 tahun lalu, namun Hari Keluarga masih kurang akrab di telinga masyarakat Indonesia.

 

Ketua Pengurus Nasional PKBI, Sarsanto W. Sarwono dalam jumpa pers nya di Bakoel Koffie mengatakan, PKBI mengadakan Pekan Keluarga Nasional karena hari keluarga seharusnya menjadi momen yang tepat untuk memaknai arti keluarga secara luas, dan refleksi peran keluaraga dan keluarga berencana bagi kehidupan bermasyarakat.Saat ini Keluarga Berecana hanya difahami hanya sebatas alat kontrasepsi dan jumlah anak semata. Padahal jika dimaknai lebih dalam, keluarga berencana bukannya melulu bicara masalah alat kontrasepsi dan jumlah anak, tapi mencakup kelahiran, pendidikan, kesejahteraan, dan masa depan.

Saya sangat sependapat dengan pak Sarsanto. Ajang hari keluarga semestinya di pergunakan untuk mengkampanyekan pentingnya peran lingkungan keluarga bagi masa depan anak, sehingga kelak ketika tumbuh dewasa menjadi pribadi yang berkarakter, sebagai modal utama untuk membentuk karakter bangsa.

Nah, mumpung PKBI Jakarta mengadakan puncak Pekan Keluaga Nusantara tanggal 25 juni besok, yuk kita ramaikan acara nya. Kebetulan PKBI akan mengadakannya secara serentak di 21 prvinsi di Indonesia, dan khusus untuk di Jakarta, PKBI mengadakannya di wisma PKBI Kebayoran Baru, Jakarta Selatan hari sabtu besok.

Karena kebetulan pas berbarengan dengan momen puasa Ramadhan, acara ini diadakan sekaligus dengan buka puasa bersama. Selain ada kegiatan pelayanan kesehatan untuk keluarga seperti test VCT, konseling KB, dan kesehatan umum, perayaan Hari Keluarga kali ini juga akan dimeriahkan dengan pemutaran film “Women and Impact”, dan talkshow “Arti Keluarga”.

Acaranya dipuastkan di wisma PKBI, Jalan Hang Jebat III/F3 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Buat kamu yang aware dengan permasalahan keluarga dan punya waktu luang di sabtu sore, bisa menghadirinya. waktu acaranya dimulai jam 2 siang sampai jam 7 malam.

Selain mengadakan acara buka puasa bersama di tanggal 25 Juni 2016, PKBI juga telah menyiapkan serangkaian acara puncak di tanggal 29 Juni yang diadakan serentak di 21 provinsi di Indonesia. Di momen puncak peringatan, pemutaran film akan dihadiri oleh pengurus cabang PKBI Jakarta Timur, Christine Siahaan, dan artis Nova Elliza. Serta psikolog Baby Jim Aditya sebagai narasumber dalam diskusi bertema “Arti Keluarga Bagi Kita”. JIka berminat datang, jangan lupa ajak seluruh anggota keluarga, mumpung acaranya pas weekend hari sabtu. Kapan lagi bisa konseling dan konsultasi gratis dengan para pakar psikolog kondang.

Sampai jumpa di acara “Puncak Pekan Keluarga Nusantara” bersama Persatuan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI).

 

 

 

 

Iklan

Itu kan Kata Kidemang, Apa Kata Kamu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s