Wujudkan Mimpi Jadi Pengusaha Digital dengan Koneksi Internet Ultra Cepat dari MyRepublic

Mimpi menjadi pengusaha digital bersama MyRepublic

Mimpi menjadi pengusaha digital bersama MyRepublic

Saya sangat beruntung lahir dan hidup di era internet seperti sekarang. Lebih beruntung lagi saya dikelilingi oleh teman-teman yang aktif menggunakan media internet untuk aktifitas hariannya, seperti Blogger, Programmer, Technopreneur dan Aktifis Sosial Media. Saya jadi ingat kata-kata Helma Kusuma, Country Manager di sebuah perusahaan e-commrce ternama, freelancer.com, yang menjadi salah satu narasumber di acara Sapa Blogger bersama MyRepublic. Katanya, jika dilihat dari usia, saya termasuk Golongan Millenium, atau istilah familiar nya disebut Generasi-Y atau Gen-Y.

Ungkapan Generasi Y itu mulai dipakai pada Agustus 1993 oleh sebuah editorial koran besar di Amerika Serikat. Generasi Y adalah orang yang lahir setelah generasi X, lahir di rentang tahun 1980 sampai dengan tahun 1990 (dan pastinya sebelum generasi Z dong yah… wkwkwk).

Etapi beneran, seorang penulis buku ternama William Strauss dan Neil Howe juga mengatakan bahwa Generasi Y merupakan generasi yang istimewa (eghem…). Sebab mereka lahir di awal siklus waktu dimana siklus itu akan berulang-ulang sepanjang zaman setiap 80 sampai 100 tahun sekali. Dan yang membuat istimewa adalah manusia yang lahir pada siklus tersebut akan membuka jalan lahirnya sejarah modern pada peradaban kehidupan manusia (uhuk…!). Kalo nggak percaya, lihat saja tulisan mereka yang menjelaskan keistimewaan manusia Generasi Y pada bukunya yang berjudul The Fourth Turning, yang ditulis pada tahun 1997.

Masih menurut si penulis buku The Fourth Turning, ciri-ciri generasi Y itu sangat terbuka pola komunikasinya dibanding generasi sebelumnya. Mereka juga pemakai media sosial yang fanatik, dan kehidupannya sangat terpengaruh dengan perkembangan teknologi. Yang bikin saya gemeteran dan sedikit Ge’er mendengarnya adalah Generasi Y ini yang akan menjadi leader dari perkembangan teknologi internet di masa depan *ihiir…

Tapi, mendengar penjelasan dari Helma Kusuma, saya koq malah rada nggak Pede yah… sebab pengetahuan saya mengenai dunia teknologi berbasis internet itu masih sangat minim dan jauh dari apa yang mbak Helma katakan. Itu menjadi salah satu alasan kenapa saya mau datang di acara Sapa Blogger bersama MyRepublic bulan Juni lalu. Acara ini difasilitasi oleh MyRepublic, perusahaan Internet Service Provider (ISP) yang merupakan anak perusahaan raksasa Sinarmas Group.

Acara yang bertajuk Digital Business Your Away ini membahas mengenai peluang bisnis yang berbasis teknologi, terutama teknologi internet. Wah, cocok banget ini, saya yang memang ber cita-cita menjadi wirausaha ini memang lagi perlu mendapatkan bekal ilmu untuk berwirasusaha, khususnya ilmu internet for business, untuk mewujudkan mimpi saya menjadi pengusaha. Selama ini memang saya hanya mempergunakan teknologi internet untuk nge Blog dan bermain sosial media saja, belum berani untuk mengambil langkah serius untuk mengambil peluang bisnis via internet. Padahal peluang didepan mata sudah terbuka lebar loh.

Acara Digital Business Your Away menghadirkan 3 narasumber dari perusahaan ecommerce yang telah sukses melakukan startup bisnis. Yaitu Rosiana Halim dari Bobobobo.com, Frans Fernando dari Tokopedia.com, dan Helma Kusuma dari Freelancer.com. Ketiganya membahas topik menarik mengenai bisnis di era digital, denagn tema yang berbeda sesuai dengan passion nya. dan tentunya setiap topik membuat saya tertarik untuk menyimaknya.

Nama Bobobobo.com Berawal dari Obrolan Santai

Ide briliant memang tidak harus keluar dari pembicaraan serius dimeja meeting, atau rapat pleno para petinggi perusahaan. Justru ide briliant biasaya muncul disaat kondisi santai dan pikiran fresh. Itulah yang di alami oleh Rosiana Halim dan tim nya di Bobobobo.com yang merupakan geng traveller. Mereka membahas bisnis ecommerce sambil liburan di Bali. Ketika sedang asik-asiknya ngobrolin nama yang cocok untuk bisnis ecommerce nya, tiba-tiba salah satu dari mereka minta ijin balik ke penginapan dan bilang mau santai dan bobo bobo di penginapan.

Nah, dari situlah nama Bobobobo.com akhirnya disepakati oleh mereka untuk nama ecommerce nya. dan nggak nyangka, setelah tiga tahun melakukan startup, nama bobobobo.com kini familiar di telinga para netizen. Tidak hanya di Indonesia saja, tapi di level Asia.

MyRepublic Digital Business Your Way 6

Rosiana Halim Membagi Kisah Sukses ecommerce Bobobobo.com. Masih muda yah…?!

Rahasia Sukses Menjadi Ecommerce Bergengsi di Tingkat Asia

Setiap bisnis sukses pasti ada rahasinya, dan Rosiana Halim buka-bukaan tentang rahasia sukses nya membangun bobobobo.com hingga terkenal seperti sekarang. Selain koleksi barangnya yang hampir setiap kategori tersedia, semua marchant yang bekerjasama merupakan luxury brand, menjadikan customer bobobobo.com merasa menjadi orang istimewa saat menggunakan produk yang dibelinya. Memang dari awal Rosiana Halim dan teman-temannya ingin menjadikan bisnis ecommerce nya mencirikan Luxury Brand.

Bobobobo.com memiliki trik jitu untuk mempertahankan eksistensinya sebagai ecommerce kelas wahid yang menjual barang branded, untuk bisa ditiru oleh teman-teman blogger yang akan memulai bisnis online, catet ya guys:

Pertama, your have to understand your market, artinya meskipun usaha sudah berjalan, pemahaman mengenai kebutuhan pasar musti selalu di update.

Kedua, Your Prduct must be unique. Setiap manusia memiliki sifat dasar yaitu ingin menjadi dirinya spesial dan beda dengan orang lain, oleh karenanya produk yang unik selalu menjadi incaran orang.

Ketiga, Optimize it. Kata kunci itu tidak hanya dipegang oleh Bobobobo.com saja, tapi harus dipegang oleh setiap pebisnis. Sebab jika perasaan sudah mantap dan optimis, segala kendala bisa dihadapi dan masalah bisa ditaklukkan.

Selain itu, untuk bisa tembus menjalin kerjasama dengan brand-brand kenamaan dari luar negeri, Bobobobo.com menerapkan aturan ketat ini :

  1. Karena Bobobobo.com menginginkan website nya terlihat “beda” dengan yang lain, Bobobobo.com tidak canggung untuk berinvestasi pada pembuatan website, karena menurutnya tampilan website menjadi magnet untuk visitor agar betah “jalan-jalan” di ecommerce yang dibangunnya.
  2. Selain anggaran khusus untuk membangun website, mereka juga menginvestastikan dana khusus untuk promosi.
  3. Konsistensi dengan warna ciri khasnya, yaitu dengan background abu abu, sehingga mudah dikenal dan diingat oleh pelanggannya.
  4. Supaya mudah beradaptasi dengan website luar negeri, Bobobobo.com konsisten menggunakan konten berbahasa Inggris.
  5. Untuk menjaga semua produk yang dipajang memiliki kualitas bagus, Bobobobo.com melakukan selekssi ketat, bahkan jika perlu membeli produk si marchant, kemudian di analisa, sebelum produk itu deal dan boleh dipajang di website.

Dengan rahasia bisnisnya itu, Bobobobo.com sukses menjadi deretan website ecommerce tervaforit di kancah Asia.

Rahasia kesuksesan Bobobobo.com lain yang perlu dicontoh adalah mereka pandai menjaga hubungan bisnis dengan jaringannya,  selain konsisten meminta info update kepada para marchant nya. Terbukti situs ecommerce ini sudah sustainable sejak 3 tahun lalu berdiri.

Meski terkenal dengan produk luxury brand, tapi bukan berarti barang yang ada di bobobobo.com semua harganya selangit loh, asalkan produknya uniqe dan berkualitas, para brand bisa bekerjasama dengan ecommerce ini. Syaratnya?? ini dia :

  1. Branding nya jelas, misal produk yang dijual memiliki kategori yang jelas.
  2. Mau bertemu langsung pada saat deal pertama kali. Untuk memastikana bahwa brand yang diusungnya merupakan produk riil milik nya.
  3. Brand harus sustainable, artinya si marchant musti berani berkomitment mengenai quantity supply yang bisa dilakukan, sehingga bisa menyeimbangakn antara demand dan supply kedepannya.
  4. Barang bukan merupakan barang palsu, KW atau hasil plagiat. Point ini sangat diperhatikan dan menjadi fokus pihak Bobobobo.com.

Mendengar cerita dari Rosiana Halim tentang kisah sukses Bobobobo.com, perasaan dan semangat saya untuk terjun ke dunia digital bisnis semakin membuncah. Sangat menarik dan bikin ngiler.

SEO Menjadi Kunci Sukses Digital Bisnis

Sayang sekali karena keterbatasan waktu, sesi bincang-bincang dengan Rosiana Halim terpaksa disudahi, padahal saya masih pengen mendengar cerita suksesnya membangun bisnis ecommerce.

Materi selanjutnya yang tak kalah menarik adalah tentang SEO. Dan sepertinya MyRepublic tidak salah mendaulat Frans Fernando sebagai narasumber. Doski adalah SEO Specialist yang menjadi orang dibalik layar kesuksesan Tokopedia, sebuah ecommerce yang meramaikan pasar digital di Indonesia belakangan ini.

Meski Frans sering mengisi materi pada acara-acara Blogger, tapi materi Frans kali ini saya lihat lebih berbobot dan mendalam, khususnya buat saya dan teman-teman Blogger yang masih awam dengan dunia SEO. Diskusi kali ini Frans menyinggung soal optimasi blog agar bisa menjadi influencer bagi para pembacanya.

MyRepublic Siapkan Koneksi Internet Super Cepat Untuk Kamu Para Penikmat Teknologi

Frans Fernando – SEO Specialist Tokopedia (Foto by : Oline)

Menurut Frans, seorang blogger itu memiliki kekuatan yang disadari atau tidak bisa menjadi point penting dalam dunia digital bisnis. Dengan tulisannya, Blogger mampu menjadi influencer dan memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan seseorang untuk membeli produk.

Tentunya ucapan Frans tidak asal, melainkan berdasarkan pengalamannya menjadi orang penting di Tokopedia. Contohnya saja saat seseorang visitor Tokopedia melihat produk yang di jual disana dan hendak membelinya. Tentunya  orang itu tidak akan langsung memutuskan utuk membeli, tetapi biasanya mereka akan mencari referensi tentang produk yang akan dibelinya itu. Dan keputusan akhir membeli produk biasanya lahir setelah dia melihat artikel yang dibuat oleh seorang Blogger dalam jurnal Blog nya, yang kebetulan sedang mengulas produk tersebut. Nah, disitulah kekuatan seorang Blogger terlihat, dan kekuatan itu dilirik oleh Tokopedia untuk meng hire para blogger untuk diajak bekerjasama.

Selain membahas tentang konsep SEO, dalam Digital Bisnis juga Frans memperhatikan 4 point penting yang harus diperhatikan oleh Blogger. Apa saja? ini dia catatan saya saat mendengarkan pemaparan dari Frans :

  1. Advetorial menjadi point penting dari Potensial Market – Tentunya advetorial yang dimaksud adalah advetorial berdasarkan user experience, bukan advetorial seperti hard selling yang ada pada media-media mainstream. Dan disinilah peluang seorang Blogger untuk bisa bekerjasama dengan brand untuk membuat advetorial dalam blog pibadinya.
  2. Niche Blog – Menurut Frans, blog dengan niche tertentu lebih menarik calon pembeli dibanding blog yang isinya gado-gado. Dikarena blog yang memiliki niche biasanya memiliki ulasan yang mendalam, sehingga bisa lebih meyakinkan calon pembeli untuk memutuskan pembelian sebuah produk.
  3. Endorsment Produk – Produk yang memiliki kapabilitas dimata calon pembeli biasanya adalah produk yang sudah di endorse oleh Blogger. Si Blogger menerima produk, kemudian dipakai, dan ditulis dalam blog nya. Cara tersebut lebih efektif dan lebih menyentuh calon pembeli daripada advetorial tanpa adanya user experience. Maka dari itu, sistem endorsment banyak diterapkan oleh brand brand kenamaan untuk mendongkrak penjualan mereka.
  4. Keputusan Membeli (Propose Position) – Nah, terakhir adalah final decission. Begitu ketiga point diatas bisa “dimainkan” dengan cantik, point ke empat ini akan mudah untuk diraih. Seorang Blogger benar benar sudah menjadi influencer.

Keempat point penting itu yang harus menjadi pegangan untuk para Blogger jika ingin terjun ke dunia digital bisnis. Dengan modal awal sebagai blogger, sangat mudah untuk mengembangkan diri dan memasuki gerbang digital bisnis.

Dari penjelasan ketiga narasumber, saya banyak sekali mendapatkan masukan dan pencerahan. Sehingga saya makin mantap untuk menginjakkan kaki ke dunia digital bisnis. Saat ini, saya memang ada beberapa jenis usaha yang sedang digeluti, tapi sayangnya belum digarap secara maksimal, hanya mengandalkan promosi melalui blog yang ala kadarnya saja. Kalo boleh “pamer”, ini usaha saya yang sudah lama saya rintis.

Selama ini, usaha saya masih jalan di tempat. Saya memang mengalami banyak kendala untuk menjalankan usaha tersebut, pertama karena saya masih berat meninggalkan pekerjaan utama saya, dan kendala kedua adalah lokasi tempat usaha yang saya jalankan berada jauh di luar kota, tepatnya di kampung halaman, sehingga ada kesulitan untuk memantau sistem operasionalnya. Sebenarnya dengan perkembangan internet di Indonesia, jarak sudah tidak lagi menjadi kendala. Tapi tahu sendiri kan, kalo di kampung itu  segalanya serba terbatas, termasuk akses internet.

Saya sih dari dulu bermimpi, biarpun usahanya di kampung, dan lokasi saya di Jakarta, tapi saya tetap bisa mengawasi kegiatan usaha yang saya jalankan, dengan bantuan teknologi tentunya. Entah dengan teknologi webcam, atau meeting dengan video call. Lagi lagi keterbatasan akses internet menjadi kendala saya. Jangankan bisa maen video call menggunakan webcam atau live chat macam Skype, atau menikmati layanan tivi berbayar seperti Channel News Asia dan produk tv kabel lainnya. Untuk mendapatkan logo H+ pada layar smartphone saja saya harus searching lokasi PeWe *posisi wenak 😀

Harapan saya sih, pemerintah dan pihak swasta bekerjasama dan bahu-membahu untuk membangun infrastruktur jaringan telekomunikasi hingga ke daerah pelosok seperti kampung saya, termasuk jaringan internet. Malahan kalo perlu daerah kampung yang potensial dan memiliki produk lokal bisa mendapatkan akses internet Ultra Cepat dengan teknologi fiber optik seperti produk nya MyRepublic. Atau mungkin MyRepublic langsung memberikan bantuan untuk usaha saya dan teman teman di kampung halaman saya dalam bentuk koneksi internet Ultra Cepat gratis? *ngareep 😀

Dengan tersedianya jaringan internet di pelosok, paling tidak bisa membantu para pelaku UKM seperti saya untuk menekan biaya operasional, sehingga daya saing produk yang dihasilkan menjadi meningkat, dan mampu bersaing dengan produk luar. Ujung-ujungnya untuk membangun daerah juga kaan.

Semoga saja mimpi saya mendapatkan akses internet di kampung halaman saya lekas terwujud, sehingga memudahkan saya meraih cita-cita menjadi wirausahawan di era digital ini, sekaligus membuktikan kebenaran teori tentang Generasi-Y *Uhuk! 😀 😀

Iklan

Itu kan Kata Kidemang, Apa Kata Kamu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s