Film Andrenaline, Ber-genre Horror Tapi Modern

Seperti biasa, malam hari adalah waktu untuk saya, istri, dan anak anak berkumpul di ruang keluarga. Dan sambil lihat lihat foto di handphone, saya pun membuka percakapan dengan istri.

Saya       : Bun, kemarin ayah di cekek sama kuntilanak?

Istri        : ah, percaya sama yang begituan (sedikit cuek sambil sibuk nyuapin bocah).

Lalu saya ngasih lihat foto ini… Jreng…!!

dicekek-kuntilanak

Film Andrenaline

“iih… serem amat sih yah…” *sambil nutup muka, ekspresi ngeri

Sayapun Cuma senyum aja, karna foto itu sebenarnya bukan kuntilanak beneran. Tapi salah satu pemeran hantu dalam film terbaru Rumah Hantu Indonesia (RHI) berjudul “ ANDRENALINE”.

Film ini tayang di bioskop sejak 17 November kemarin. Dan saya termasuk orang pertama yang menonto Gala Premiernya. Makanya saya bisa ketemu sama pemainnya langsung di bioskop. Bahkan satu studio sama produsernya *uhuk.

Tapi bener sih, jangankan istri, saya juga pertama kali ketemu hantu jadi jadian itu rada takut, sekaligus kagum dengan makeup artis yang digunakan. Tidak seperti hantu-hantu yang ada di Car Free day, hantu yang ini lebih “elegant”. Mungkin karena nongkrongnya di mall kali yah… he he he

Puas menonton filmnya, nggak afdol rasanya kalo saya nggak berbagi cerita disini. Jadi gini Sinopsisnya :

adrenaline

Film Andrenaline

Berawal dari penawaran menarik sebuah wahana uji nyali terbesar dan populer saat ini, bernama Rumah Hantu Indonesia (RHI) yang sedang mencari “hantu baru”, film Andrenalin mengisahkan proses seleksi pemain hantu dengan gaji yang lumayan tinggi. 130 juta pertama akan diberi cash buat pemenang utama yang berhasil lolos seleksi. Ditambah dengan gaji bulanan sebesar 13% royalti pendapatan wahana RHI.

Dengan iming-iming hadiah yang super itu, siapa coba yang nggak tertarik. Malahan kalo memang bener ada, saya juga mau loh ikutan audisi nya. (padahal merinding juga waktu masuk wahana hantu di PRJ kemarin) >> Baca : Melihat Setan di Wahana “Penjara Setan” Pekan Raya Jakarta

Anehny, waat audisi, peserta diharuskan melakukan tandatangan cap jempol darah pada surat kontraknya. Setelah melalui audisi dengan seleksi yang super ketat, akhirnya tinggal 5 orang peserta yang berhasil menjadi finalis, mereka adalah : Victor, Anjani, Michael, dan Chaterine. Untuk masuk ke babak final, mereka diharuskan untuk bertahan di wahana Rumah Hantu selama satu malam penuh, dan syarat itu tidak boleh ditolak. Seluruh finalis tidak diperkenankan mengundurkan diri, karena sudah tertuang dalam perjanjian kontrak.

Sebalum mengikuti audisi, Victor memang sudah menyelidiki keanehan audisi ini. Ternyata benar dugaan Victor selama ini. Wahana Uji nyali Rumah Hantu Indonesia yang telah menggelar acara di seluruh Indonesia terkenal seram dan keren itu dikendalikan oleh Mr. Hunt, si raja setan yang sengaja membuat perangkap agar semua peserta audisi ter eliminasi, yang artinya seluruh finalis harus mati di dalam wahana. Ruh mereka akan terperangkap, dikuasai dan dijadikan penghuni hantu baru untuk selamanya.

Tanpa disadari pengunjung Rumah Hantu Indonesia itu telah di takut-takuti oleh hantu asli, dan hantu jadi-jadiannya itu Cuma sebagian kecil saja. Dan tanpa disadari, para pengunjung Rumah Hantu Indonesia itu membangunkan hantu asli itu dengan mantra khsusu, yang dibaca pada saat pengunjung akan memasuki wahana.

Duh.., kebayang kan kalo kita jadi pengunjung RHI, pas mau masuk wahana Rumah Hantu disuruh baca mantra… ternyata…. *ah sudahlah.

Saat mantra “Nyews Wheaknos Blenkhut Breakdesh” dibaca oleh pengunjung, saat itulah tirai penghubung antara alam nyata dan alam gaib dibuka, dan semua hantu yang ada di wahana Rumah Hantu akan terlihat oleh pengunjung.

Nah, ada 3 syarat yang harus dipenuhi oleh para finalis untuk bisa selamat dari kematian di Rumah Hantu Indonesia, salah satunya tidak boleh makan dan minum selama mengikuti audisi. Dua syarat lainnya adalah mereka harus memecahkan teka teki misteri sebelum waktunya habis, karena Cuma itu yang bisa dilakukan supaya selamat. Buat yang tidak bisa emechkan teka teki misteri, berisp siap untuk menjadi hantu baru di RHI.

Belakangan diketahui, penghuni Rumah Hantu Indonesia adalah kebanyaka para korban pesugihan dan pelaku pesugihan. Mereka menjadi budah Mr Hunt, si raja setan. Dan wahana RHI menjadi kedok untuk menutupi praktik pesugihan.

Nah, pertanyaanya adalah apa kesalahan para finalis dan peserta audisi lainnya? Apakah mereka pelaku pesugihan juga? Atau mereka hanya korban. Bagaimana nasib Victor, Anjani, Michael, dan Chaterine?

Saya sendiri menemukan jawabannya di akhir cerita film ini.

 

Review & Kesan saya setelah menonton Film ini :

Saya suka dengan alur cerita dari Film ini, sebab jawaban dari semua misteri dalam film dikeluarkan di akhir cerita. Setting lokasi syuting juga meski hanya bebrapa tempat yang itu itu saja tapi berhasil membuat penonton fokus ke alur cerita. Saya juga memuji makeup artist yang ada pada semua pemain, semua terkesan natural, meski ada beberapa adegan yang saya tidak begitu suka, yaitu saat adegan ibunya anjani mejadi korban pesugihan di danau. Dan ada beberapa adegan yang tidak masuk logika. Namun begitu saya salut dengan tim Andrenaline yang sudah bekerja maksimal menggarap film ini, sehingg film Horor yang identik dengan cerita yang itu itu aja bisa dikemas menjadi cerita yang tidak melulu horror, tapi lebih ke kesan Seru. Dan salutnya lagi, bayangan raut hantu yang ada di film itu membekas berhari hari. Malahan sampai terbawa saat saya sedang sendiri di tengah malam. Hi hi hi…

kru-film

Kru Film Andrenaline

Judul Film                            : Andrenalinne

Genre                                   : Drama Horror

Production House            : Nejo Production – Andalan Media

Executive producer         : Teddy Tjokrosaputra

Producer                             : Musri MD

Director & Editor              : Dwi Ilalang

DOP                                       : Halaston Pakpahan

Script Writer & Producer: Rusli Rinchen

Music                                    : Vicky Sianipar

 

wawancara

Wawancara dengan Pemain Film Andrenaline

Iklan

One response to “Film Andrenaline, Ber-genre Horror Tapi Modern

Itu kan Kata Kidemang, Apa Kata Kamu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s