Menu Baru Hokben Untuk Kamu Generasi Millenial

HokBen - Soft Puding Taro dan Mango

Nongkrong di Restoran dan ngumpul bareng sambil berselancar di dunia maya sudah menjadi tren gaya hidup saat ini. Orang menyebut sekarang adalah zaman millenium, dan generasinya disebut generasi millenial. Di kota besar seperti Jakarta, jangankan rumah makan sekelas restoran, warung tenda pinggir jalan pun sudah banyak yang menyediakan akses Wifi (Wireless Fidelity). Akses internet via Wifi saat ini sudah menjadi salah satu bagian dari servis kepada customer. Konsep rumah makan yang ramah signal internet pun menjadi tren, mengikuti kebutuhan konsumen.

Adanya fasilitas akses internet di restoran membuat perilaku konsumen saat menikmati hidangan makanan juga berubah. Jika dulu orang datang ke restoran sekedar duduk, makan, selesai, lalu bayar, sekarang dari mulai makanan dihidangkan sampai selesai makan mereka selalu update di internet, entah itu sekedar posting foto menu makanan yang ia santap, hingga fasiltas restoran yang mereka singgahi. Adanya sosial media membuat orang “betah” ber internet.

Fenomena ini membuat pemilik restoran pelan-pelan merubah konsep jualannya. Salah satu restoran yang melakukan perubahan itu adalah restoran siap saji bergaya Jepang HokBen yang kemarin saya sambangi di kawasan Blok M Plaza, Jakarta Selatan. Restoran bergaya Jepang pertama dan terbesar di Indonesia ini sekarang terlihat “beda” dan “manglingi”.

Dulu, saya mengenal restoran ini dengan nama Hoka Hoka Bento. Setelah sekian lama saya absen di restoran ini, saya merasa pangling, banyak terjadi perubahan. Nama Hoka Hoka Bento dengan ikon dua anak kecil berpakaian lengkap ala ala chef Jepang dengan khas warna biru, sekarang sudah berubah. Ikon dua anak sebagai simbol hanya terlihat kepalanya saja, dengan warna kuning sebagai warna dasar logo. Nama HokBen juga saya rasa lebih enak disebut, terlihat gaul dan lebih akrab, ketimbang menyebut kata Hoka Hoka Bento, terlalu banyak suku kata.

Generasi millenial suka sekali dengan sebutan singkatan. Misalnya, on the way, disingkat jadi OTW, jaman dulu disingkat menjadi JADUL, online disingkat jadi OL, dan yang aneh adalah kata curhat yang tadinya akronim dari Curahan Hati sekarang menjadi CURCOL. Katanya sih akronim dari Curhat Colongan. Lah kata curhat sendiri kan sudah akronim, ini malah dijadikan kata dasar xixixi *abaikan. Dan pastinya masih ada ratusan kata lain yang unik dari bahasa Millenial ini.

 

Etalase Menu Restoran HokBen

Selain logo dan nama, ternyata banyak juga perubahan lain yang terjadi dari restoran yang berdiri sejak tahun 1985 ini. Dari pertama masuk dan duduk di meja makan, suasana berbeda saya rasakan. Warna ruangan didominasi oleh kombinasi putih kuning, dengan aksen kekinian. Lampu ruangan dibuat menggantung, cahaya lampu juga dibuat sedikit tungsteen namun soft, mirip suasana Cafe yang homy dan elegant.

Sebagai restoran yang berprinsip merangkul semua kalangan, ruangan restoran HokBen juga dibagi dua, yaitu ruangan biasa yang bebas asap rokok, dan ruangan khusus bagi pengunjung yang suka merokok. Bagi saya dan keluarga, pemisahan ruangan ini menjadi salah satu aspek penilaian dalam memilih restoran yang ramah untuk keluarga, terutama anak-anak.

Selain ruangan khusus perokok, status kehalalan makanan juga menjadi alasan penting saya memilih tempat makan. Dari pertama masuk saya masih mempertanyakan status kehalalalan restoran ini, sebab tidak ada logo status halal yang biasa dipajang di depan pintu masuk seperti restoran lain. Etapi ternyata saya salah menilai, ternyata HokBen sudah mengantongi sertifikat Halal dari MUI, malahan sudah teruji sesuai dengan standar keamanan pangan (food safety). Saya melihat Sertifikat Halal dari MUI menempel di tembok dekat rak display makanan. Sebagai customer saya merasa plong dan merasa mantap untuk menyantap menu di restoran ini.

HokBen - Sertifikat Halal

Sertifikat Halal dari MUI

Perbedaan lainnya yang saya temukan di HokBen adalah varian menu yang disajikan. Menu yang ada sekarang lebih variatif dan saya rasa lebih kekinian, menyesuaikan tren saat ini. Malahan pada beberapa menu utama, satu jenis makanan memiliki beberapa varian rasa, sehingga lebih banyak pilihan sesuai selera pembeli. Ada rasa manis, gurih, dan rasa original.

Menu baru yang dihadirkan oleh HokBen salah satunya adalah Sakana Sticks, terbuat dari olaha ikan air tawar yang di baluri dengan tepung khas HokBen. Saya sempat bingung waktu ditanya, mau pilih Sakana Sticks Original atau Sakana Sticks With Nori/Seaweed. Sebab keduanya sama sama bikin ngiler. Perbedaan keduanya ada pada taburan serbuk rumput laut yang terlihat kontras saat di jejer.

Saya baru ngeh itu rumput laut setelah mengeja tulisan Seaweed pada buku menu. Ini dia penampakan Sakana Sticks yang saya order :

HokBen - Sakana Sticks

Sakana Sticks

 

Tadinya saya merasa begah untuk menyantap Sakana Stick setelah makan menu utama, takut kekenyangan dan over carbo. Tapi setelah tahu komposisinya, dan mencicipi rasanya, teryata habis juga satu porsi. Pingin nambah malah..! He he he.

Selain Sakana Sticks, beberapa menu snack lain yang tak kalah enak juga tersedia di HokBen, sebagai menu cemilan sehat, ada Takoyaki, Tori Popcorn, Shumai Furai, dan Shumai Steam. Variasi menu jenis snack dari HokBen ini tidak meninggalkan ciri khas Hokben yang Tokyo Bites. Dan yang pasti, porsinya sudah di sesuaikan dengan kapasitas kebutuhan kalori orang Indonesia.

Hokben - Aneka Dessert

Aneka Dessert dari HokBen

HokBen - Takoyaki

Lezatnya Takoyaki dari daging bayi gurita dan tepung HokBen

HokBen - Tori PopCorn

Sambil online bisa ngemil Tori Popcorn

 

HokBen - Shumai Furai

Shumai Furai, siomay khas HokBen

Untuk minum  saya memilih menu baru nya HokBen, yaitu Ocha Lychee Tea. Meskipun berjudul minuman teh, tapi di dalam gelas saya melihat ada irisan Nata de coco yang mengambang saat gelas ditenggak. Sambil meminum, bibir saya mencoba meraih nata de coco yang mengambang di tengah gelas. Sebenarnya banyak sih variasi menu dessert selain Ocha Lychee Tea, ada Es Ogura, Es Sarang Burung, Kakigori, dan aneka puding.

HokBen - Ocha Lychee Tea

Segarnya Ocha Lychee Tea Jadi Rebutan

Untuk varian Puding, saya kepincut dengan penampilan Soft Puding Taro dan Soft Puding Mango. Puding ini begitu eye-catching dilihat dari balik etalase dibanding puding lainnya. Biasanya HokBen hanya punya Soft Karamel Puding dan Chocolate Puding, tapi kali ini saya melihat varian lain. Karena penasaran dengan Puding varian baru nya ini, saya jadi memesan dua, Soft Pudding Taro dan Soft Puding Mango. Harga per cup nya di kisaran 16K sampai 18K.

HokBen - Puding Taro

Lembutnya Soft Puding Taro khas HokBen

Sesuai namanya, kedua puding ini sangat lembut dan halus, selain juga rasa manisnya yang tidak begitu menyengat seperti puding lain. Jika umumnya setelah makan puding menyisakan rasa menyengat di tenggorokan, tapi pada Puding HokBen yang satu ini saya tidak merasakan hal itu. Saya berkesimpulan kalo Puding ini tanpa pemanis buatan. Yang menarik dari Soft Puding Taro dan Mango ini, adalah teksturya yang lembut. Saat dimulut tidak butuh tenaga untuk mengunyah, cukup dengan merapatkan mulut, puding langsung halus dan siap untuk masuk lewat tenggorokan.

Oiya, di HokBen juga ada menu paket untuk beragam acara kumpul kumpul loh, baik untuk acara arisan, pesta ulang tahun, buka puasa bersama, atau acara semacam reunian. Suasana restoran dan variasi menunya sangat mendukung untuk acara-acara party ala komunitas, apalagi didukung dengan akses Wifi yang super kenceng, dijamin pada betah nongkrong berlama lama di sini.

Untuk pemesanan menu paket ini, pihak HokBen menyarankan untuk  reservasi dahulu melalui telepon 1500 505 atau langsung menghubungi di HokBen melalui kanal media sosial (FB Hoka Hoka Bento, Twitter @HokBen, instagram @HokBen_id), maupun website nya www.hokben.co.id . Malahan sekarang sudah ada versi mobile apps nya, memudahkan konsumen untuk melakukan order via online. Saat ini HokBen sudah memiliki 145 gerai resmi yang tersebar di pulau Jawa dan Bali. Yuk ah, kapan kita reunian dan buka puasa bareng di HokBen.

 

HokBen - Janjian Sama Teman

Menunggu Ketemu Klien di HokBen

HokBen - Meeting Kantor

Meeting Kerjaan di HokBen

HokBen - Arisan dan Reuni

Arisan dan Kopdar Komunitas di HokBen

 

 

 

 

Iklan

11 responses to “Menu Baru Hokben Untuk Kamu Generasi Millenial

  1. Ping-balik: Laman tidak ditemukan | Kata Kidemang·

  2. Ping-balik: Aneka Menu Bakso Kekinian di Gerai Bakso Bom Mas Erwin | Kata Kidemang·

  3. Tungstens dan foto kita pada kuning semua. Hakhakhak.

    Gak cuma generasi millenial lho, Ki. Generasi jadul juga boleh, kan biar update. Aaakkk

Itu kan Kata Kidemang, Apa Kata Kamu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s